Gandeng BJKW V Banjarmasin, Puluhan Peserta Didik DPIB dan BKP SMKN 1 Gambut Siap Kantongi SKK
– Program Kejuruan Bangunan, Desain Pemodelan Informasi Bangunan (DPIB) serta Bisnis Konstruksi dan Properti (BKP) berkolaborasi dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) V Banjarmasin dalam menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) pada Kamis, (16/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 1 Gambut ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kompetensi peserta didik, khususnya Kejuruan Bangunan, agar selaras dengan standar industri dan regulasi jasa konstruksi nasional yang berlaku.

Acara ini dihadiri Sekretaris Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, H. Gusti Abu Bakar, ST, MT, Kepala BJKW V Banjarmasin, Dwi Retno Wardhani, ST, M.Eng., serta Kepala SMKN 1 Gambut, Syarifah Khasanah Istiqamah, S.Pd., M.M.
Turut hadir pula asesor dari LSP Astekindo Konstruksi Mandiri untuk memberikan penilaian profesional terhadap peserta didik SMKN 1 Gambut, jurusan DPIB dan BKP.
Kepala BJKW V Banjarmasin, Ibu Dwi Retno Wardhani menjelaskan pentingnya Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) dalam dunia kerja.
“SKK ini merupakan sebagai pengakuan formal atas keahlian tenaga kerja yang berlaku selama lima tahun,” ungkapnya.
Adapun jabatan kerja yang diujikan dalam kegiatan ini meliputi Juru Gambar Pemula Konstruksi bagi peserta didik DPIB dan Kepala Tukang Bangunan Gedung bagi jurusan BKP.
“Program ini diharapkan dapat menjadi bekal nyata bagi para siswa sekaligus membantu mengurangi tingkat kemiskinan dengan melahirkan tenaga kerja tersertifikasi,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SMKN 1 Gambut, Syarifah Khasanah Istiqamah, S.Pd., M.M., mengungkapkan bahwa kerjasama yang terjalin dengan BJKW V Banjarmasin selama ini sangat vital dalam meningkatkan daya saing peserta didik di tingkat nasional.
“Momentum ini kami harapkan mampu menyelaraskan teori yang didapat di kelas dengan pengalaman praktik di lapangan,” tutur Ibu Syarifah.
Melalui sertifikasi ini, peserta didik SMKN 1 Gambut tidak hanya lulus membawa ijazah, namun juga mengantongi lisensi kompetensi yang menjadi “tiket emas” untuk bersaing di dunia kerja profesional.
Dok. Infokom






